Faisal Basri: Produk Ekspor Indonesia Tidak Punya Daya Saing

2023-06-14 21:10:45 00:24:36 [ • ] Sektor perdagangan transportasi sumber daya alam menjadi beberapa sektor terkorup menurut Indonesia corruption watch dan Sisi Lain meski indeks persepsi korupsi Indonesia turun Presiden Jokowi menilai ini tidak akan selalu berpengaruh ke investasi Benarkah demikian langsung saja kita akan bahas selengkapnya bersama dengan para narasumber yang telah hadir bersama saya

Di studio Indonesia wakil ketua tim reformasi hukum kemenpolhukam Syarif wakil ketua KPK Nurul Gufron ekonomis Indonesia research Muhammad Ma’ruf Selamat malam Pak Ma’ruf Pak Faisal Apa kabar Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat datang di rumahnya Indonesia tadi sebelum kita melihat tampilan yang ada juga tadi yang yang kita lihat ada juga data-data yang sudah

Disampaikan oleh Head Of sience Indonesia research Mas Muhammad Ma’ruf mengenai indeks korupsi yang kembali ke angka 34 going back again forward ke tahun 2014 mungkin pertanyaannya untuk kita mulai pada malam ini saya akan tanyakan ke Pak Faisal Pak Faisal Anda diketahui cukup keras mengkritik pemerintah kebijakan ekonomi pemerintah saat ini anda pun juga

Dirangkul dan menjadi bagian dari Satgas penelusuran transaksi 349 triliun transaksi yang di kemenko Anda juga bahkan masuk sebagai tim reformasi hukum kemenpolhukam dan setelah anda melihat langsung kinerja pemerintah lebih dekat di lingkaran pemerintahan apa sebenarnya masalah utama hingga di akhir pemerintahan Pak Jokowi ini korupsi semakin merajalela indeks kembali anjlok

34 yang ujung-ujung memicu cost ekonomi yang lebih tinggi tetapi Presiden tetap bilang ini tidak akan pengaruh apa-apa terhadap pertumbuhan investasi pakai data jadi rasanya tidak akurat yang disampaikan Presiden itu indeks persepsi korupsi tidak pengaruh kepada investasi jelas pertumbuhan ke investasi tapi jangan pakai data bkpm sangat ngawur data bkpm itu yang data

Kan yang betul-betul misalnya investasi asing ya itu yang betul-betul datang uangnya tercatat di BI Nah itu mengalami perlambatan kedua investasi secara keseluruhan juga mengalami perlambatan tadi Saya tunjukkan ke Mas Ma’ruf pertumbuhan investasi itu tinggal sekarang tinggal 2% biasanya 6 7% dua kali dari PDB sekarang cuma 2-3% tapi

Kalau data bkpm 35% itu nggak tahu datangnya dari mana tidak bisa dijelaskan lah ya kemudian kualitas investasi jadi investasi yang datang ke Indonesia hampir pasti sedikit manufakturnya Jadi kalau dia investasi ke manufaktur manufakturnya di export tidak punya daya saing karena aikos ekonomi itu jadi investasi yang datang itu hampir pasti adalah di sumber

Daya alam ya karena sumber daya alamnya ada di Indonesia dan menghasilkan barang yang dijual di Indonesia jago kandang itu cirinya kedua kemudian ketiga tanpa berpretasi apa-apa kalau dulu investasi terbesar itu dari Jepang Amerika dan Eropa sekarang Singapura Hongkong China gitu ya Saya nggak tahu Singapura katanya Singapura bersih ya tapi banyak

Investasi-investasi termasuk punya orang Indonesia juga lewat Singapura governance-nya Kongkalikong gitu-gitu ya yang kita lihat lah yang di DPR itu yang dipanggil oleh DPR bahasa Indonesia juga nggak bisa gitu Nah yang begitu-begitu yang datang jadi memang kemudian mereka datang itu niscaya merangkul yang jelek juga di Indonesia jadi investor di Indonesia

Investory negarapun yang jelek itu bersatu Biasanya jadi air dan minyak itu tidak bisa bersatu yang jelek akan memilih yang jelek nah itu kelihatan cirinya seperti itu dan apa perkendala utama dalam pemberantasan korupsi per 2022 ini kembali ke 34 angkanya seakan-akan berjalan di situs-situs saja dibandingkan tahun 2014 yang juga tetap

Berada 34 walaupun sempat ada perbaikan tadi ya Mas Ma’ruf sempat ke-40 pada tahun 2019 Bagaimana Apa penyebabnya yang paling sensitif itu tadi cewek itu barangkalikan abstrak ya cewek bilang perdagangan apa nih urusannya perdagangan korupsinya Bagaimana tapi itu datanya bener-bener terbukti jadi modus korupsinya itu kan tidak di manufaktur terus ekspor kan jadi modus

Korupsinya adalah dia menguras sumber daya alam kemudian mengekspornya secara ilegal itu satu jadi contohnya nikel itu kita sudah larang ekspor nikel tapi sampai Tahun 2022 masih di atas 1 juta ton yang dieksport jadi trading Cross The Border dalam is of doing business itu semua membaik hampir semua membaik trading

Across The Border perdagangan luar negeri itu memburuk dari 85 ke 140 berapa begitu Jadi ada urusannya dengan bea cukai nah tugas palaude sama saya sekarang melototi itu ya memang dia Cukai salah satu sumber masalah kan udah udah kelihatan begitu ya kemudian kedua kasus perdagangan emas bukan emasnya tapi perdagangannya ekspor impornya itu

Kan 189 triliun kemudian kasus mengubah kode HS jadi kalau saya impor barang A itu dia masuknya 10% misalnya tapi import barang b 0 barang a yang saya impor tapi kodenya pakai yang nol itu kalau itu kerugian negara besar dan akibatnya arus barang ilegal juga naik yang menyebabkan industri kita makin loyo karena industri

Kita tidak bisa bersaing dengan impor yang ilegal itu tekstil dan garmen rontok satu demi satu bahkan di Jawa Barat sekarang hari kerjanya udah mereka turunkan jadi 4 hari seminggu gitu kemudian yang berikutnya tercermin tadi Mas Ma’ruf juga telah sampaikan kalau data saya lebih parah ya Jadi untuk berusaha di Indonesia untuk

Menghasilkan tambahan satu barang diperlukan tambahan 4 sampai 4,6 unit barang kalau unit modal di masa lalu di era Pak Jokowi satu enam setengah jadi 50% lebih banyak modal yang dibutuhkan jadi kan bisa bersaing kan kemudian yang di era Jokowi 2 tapi saya pakai datanya 2021 kan minus ya 2021

2021 2022 itu sudah 7 setengah jadi airnya sama jadi 2021 saya hilangkan jadi 2021 2022 itu 7,5 jadi niscaya investor tidak akan mau datang kalau karena semakin mahal menghasilkan barang yang bersaing tidak bisa bersaing dengan begitu juga turun terus secara relatif jadi yang kita ekspor apa yang tidak perlu daya saing batubara

Produk nikel sebentar lagi saking kalapnya pasir juga mau diekspor gitu ya kan tidak ada pesaingnya kan Terima kasih banyak kita terima kasih banyak Pak Faisal saya akan ke palau deh paklaude selamat malam Pak Nah sebagai mantan pimpinan KPK dari tahun 2015-2019 dan anda juga sekarang kini menjadi wakil ketua tim reformasi hukum dari

Menkopolhukam kembali ke 34 indeks corruption di Indonesia ya Apakah sebenarnya data ini juga sudah mencerminkan keadaan korupsi saat ini di Indonesia dari sudut pandang anda apakah memang menjadi buruk kembali keadaan korupsi di Indonesia dan Apakah yang menyebabkan korupsi Indonesia kembali merajalela kekuatanku Jadi sebenarnya untuk membandingkan itu kita ambil saja pada saat pemerintahan

Presiden Joko jodoh yang periode pertama dengan periode yang kedua pada periode yang pertama 5 tahun pertama itu Kebetulan saya di KPK itu kan dan kita bisa berhasil sampai 40 corpson Perseption index kita waktu itu itupun kita mengeluh sebenarnya Kenapa ini naiknya pelan banget yang menarik di bawah itu Mengapa kita selalu susah

Untuk naik 2 digit 3 digit itu karena korupsi di dalam sektor politik itu sendiri yang nomor dua korupsi yang berhubungan dengan aparat penegakan hukum itu dari dulu menjadi jangkar pemberat saat menyebutnya tapi pada periode pertama Jokowi indikator-indikator ekonominya itu lumayan bagus ketika kita 40 itu misalnya ya imd welcompetitiveness itu kita 48

Global Inside continue 47 jadi itu lumayan tinggi Wah sekarang itu indikator-indikator ekonomi pun turun ke bawah akhirnya menjadi 34 dan itu tidak pernah dalam sejarah Indonesia setelah reformasi turun sederastis itu Jadi saya pikir memang ya makin memburuk itu bukan angka yang hanya muncul dari langit seperti itu dan itu sangat berpengaruh pada kualitas

Investasi yang masuk ke Indonesia hanya investasi-investor investor yang yang terhadap korupsi itu atau kolusi nepotisme itu yang mau Oleh karena itu kalau misalnya dari Uni Eropa mikir tujuh kali dia dari Inggris Makanya kok tiba-tiba dia datang banyak nih China Hongkong Singapura Hongkong dengan China sekarang sudah agak susah

Dibedakan itu sudah menyatu menjadi satu jadi memang betul-betul Apa ciri mereka itu itu di survei juga dalam corruption Barometer di Asia tahun 2020 dan 2022 dia mengatakan bahwa adeus of personal connection itu selalu yang dipakai Jadi mereka menggunakan koneksi-koneksi personal jadi jangan heran juga sekarang itu banyak dilihat dari pemerintahannya periode

Kedua Pak Jokowi misalnya itu banyak yang harusnya regulator tapi juga mereka juga ikut dalam permainan peregangan atau bisnis ini jadi memang ya agak susah untuk kita push itu bahwa itu nyata sekali dalam komposisi kabinet pun itu kelihatan baik terima kasih banyak kalau di atas tanggapannya saya langsung bertanya saja Seperti apa Dan

Apakah sumbernya data-data tadi juga memang sudah mencerminkan apa yang terjadi di korupsi Indonesia saat ini landscape nya bagaimana disampaikan Pak maupun Pak Lodi sebelumnya ya bahwa faktanya ketika dua Akar masalah yang paling berat di Indonesia yaitu dari sektor politik ketika politik masih prosesnya tidak klaim tidak dipenuhi dengan integritas full money politik

Pasti kemudian cost politik itu menjadi tinggi maka ketika cost politik tinggi maka Indonesia sebagaimana disampaikan itu industrinya masih banyak kepada industri-industri yang ekstraktif tidak kompetitif berarti dari Anda lembaga KPK mengakui bahwa korupsi di Indonesia semakin merajalela saat ini Pak yaitu karena akar masalahnya dari politik sementara industrinya efektif maka orang

Masuk itu kemudian harus membutuhkan koneksi baik itu untuk koneksi itu kemudian ya mau tidak mau harus harus melakukan ya itu kemudian pasti kemudian mengakibatkan korupsi di titik ini KPK memahami bahwa kemudian tidak cukup lagi korupsi itu hanya diberantas dari sisi Hilir saja ditangkap ditangkap-tangkap saja karena kemudian ditangkap satu tetap kemudian yang

Menggantikannya karena sistemnya masih tetap maka tetap kemudian orang baik pun masuk ke sistem yang yang tidak baik menjadi tidak baik juga tapi apakah mereka juga punya fungsi pencegahan ya Pak menganalisa apa yang terjadi di Hulu dalam hal sistem tersebut ada sipp sistem integritas partai politik agar bagaimana proses pemilu kita itu berintegritas

Dengan 3 stakeholder baik peserta penyelenggara maupun juga pemilih selama pers politik kita belum berintegritas maka korupsi setelah duduk mereka itu setelah jadi itu adalah kepastian bukan lagi kacamata anda dari 2019-2023 ini mengapa sistem politiknya sampai ada deterior rating sampai akhirnya kembali lagi indeks korupsi kita ke-34 dari itu maka kami kemudian

Angka-angka itu menunjukkan bahwa tak cukup untuk kami hanya dengan penindakan saja maka kami masuk ke sektor-sektor hulu itu baik dari si politik maupun yang disampaikan tadi perdagangan benar angka-angkanya sebenarnya angka yang kami tangkap itu memang lebih banyak pada pbg badan dan jasa perizinan perizinan tuh untuk izin untuk usaha

Rata-rata begitu saya ingin tambahin yang baru sekarang dulu Itu kan seharusnya ada sipp politik itu dari zaman kami itu kita sudah mulai push dan kita sudah temukan juga sebenarnya apa penyebab utamanya satu demokrasi dalam partai politik sendiri itu tidak jalan nomor 2 sama siapa luar kepala itu sumber keuangan partai

Politik Dia berasal dari mana dipakai untuk apa Hanya mereka yang tahu dan nomor 3 kaderisasi dalam partai politik tidak jalan dengan baik jadi makanya banyak kutu loncat nomor 4 itu penegakan etik itu hampir tidak pernah ada lebih dirusak lagi nih sekarang oleh KPU aturannya dulu mantan koruptor tidak bisa dijadikan itu sekarang diubah

Peraturan sekarang lagi dulu Apa namanya Sumber Dana kampanye itu harus di partai politik harus diumumkan sekarang tidak bisa lagi seperti itu jadi apaan yang diminta oleh kpka yang dikerjain itu Z itu seperti itu jadi makanya mau tidak hancur di barang dan itu dibiarin oleh DPR dan pemerintah jadi itu saya dengan

Pak Faisal di tim sana itu ini kalau akarnya ini nggak di apa-apain terus itu susah kita susah kita dan itu menjelang Pemilu ini jadi kalau tambahkan ya buat kemudian berujung pada korupsi dalam bentuk misalnya katanya biaya untuk investasi menjadi tinggi kemudian tergantung industrinya juga ekstraktif itu kalau sudah namanya ekstraktif ya artinya

Untuk mengakses kepada tambang itu kan butuh pendekatan kepada penguasa tidak kemudian tidak kompetitif ini yang kemudian Mari kita bersama korupsi itu adalah buah dari sistem pemilu yang masih gagal menemukan pimpinan-pimpinan yang diharapkan dan ini harus menjadi komitmen bersama Nggak cukup KPK ini kan seperti ya laundry laundry itu akan kemudian

Mampu mencuci kalau daya yang di yang apa daya kotornya itu yang normal tapi kalau terlalu semakin mendekati tahun 2024 ini yang penting kami berharap mudah-mudahan ini menjadi kesadaran bersama semua stakeholder dan bukan hanya penegak hukum tapi juga utamanya aktor-aktor politik baik sebelum saya beralih kembali untuk membicarakan mengenai data yang sudah disampaikan Mas

Ma’ruf saya akan kembali lagi ke Pak Gufron per 2019 ada revisi undang-undang KPK Bagaimana kinerja KPK setelah 2019 tersebut tadi data yang kita lihat setelah revisi undang-undang KPK kasus yang diselidiki oleh KPK tajam menurun secara signifikan bagaimana Pak Kalau penurunan tentu sebagaimana juga disampaikan oleh Pak Faisal Basri ya sesungguhnya tidak berkaitan dengan

Norma tapi di periode kami 2020 sampai 2021 itu kan kan covid Maka mohon kepadanya juga sampai sekarang masih belum seperti yang sebelumnya sebelum revisi undang-undang tapi kan kemudian juga perlu dipahami begini transformasi korupsi juga kemudian mengikuti mohon maaf dulu mungkin zamannya teknologi komunikasinya bisa [Musik] tetapi sekarang sudah bertransformasi

Apa komunikasinya termasuk juga ada banyak-banyak transaksi yang itu memang sudah tidak terendus misalnya saat ini ada penggunaan penggunaan crypto ada penggunaan penggunaan uang-uang yang tidak terlacak dalam sistem perbankan kita nah ini menjadi bagian dari tantangan kita saat ini bahwa kita komitmen tetapi teknologi semakin bergerak maka itu menjadi bagian

Dari tantangan kami untuk untuk melakukan Baik terima kasih banyak lebih besar lagi untuk KPK menjalankan kinerjanya dengan begitu baik Bagaimana tanggapan Anda Mas Ma’ruf kalau saya gini selama stakeholder baik itu di parlemen maupun eksekutif masih percaya bahwa korupsi itu adalah pelicin pembangunan kita nggak akan kemana-mana Percayalah karena itu dan itu saya ingat

Betul itu disampaikan oleh salah satu pejabat senior partai politik yang sekarang akan menjadi kira-kira gitu Jadi saya melihat dan begini kalau kalau melihat di picturenya memang ini kan sebuah desain betul ada KPK ada Kejaksaan bahkan eh kondisi buruk itu sendiri sudah disebutkan Pak Mahfud kan ada di kehakiman kepolisian Kejaksaan semuanya

Artinya undertable transaction itu banyak sekali dia itu sudah Apa Mahfud sudah cerita Nah kalau saya melihat memang itu desainnya itu udah desain Global desain dari Katakanlah begini data dari 6 6 dari 10 anggota DPR itu kan pengusaha mayoritas dari penguasa itu adalah pengusaha tambang itu kalau That’s Why kenapa kebijakan-kebijakan

Yang selalu didorong oleh pemerintah sendiri kebijakan tambang yang menguntungkan pengusaha itu problemnya gitu Jadi semua kebijakan di desain itu menguntungkan pihak-pihak tertentu dan dari riset kita kemudian di edisi kemarin Bang itu kita juga mereset bahwa biaya untuk biaya untuk mencalonkan diri dari level DPRD sampai presiden itu 120

Triliun itu kita hitung itu gede sekali dan 80% ini dari data KPK kita 82% itu dari nggak mungkin orang-orang persen saja yang memiliki memiliki biaya sendiri ya kan artinya apa ada ada upaya itu artinya apa keputusan-keputusan yang akan yang terjadi yang akan diambil itu akhirnya melumpuhkan upaya-upaya

Penegakan hukum ya mohon maaf kalau saya melihat undang-undang revisi undang-undang KPK itu bagian dari desain itu desain itu bukan bukan murid pak Jokowi mungkin pak Jokowi Presiden tapi dia bagian dari sebuah sistem politik yang dia mungkin tertekan oleh partai politik pendukungnya maupun oposisi untuk mendesain Bagaimana upaya-upaya penegakan hukum itu terlemahkan gitu

Bisa dipahami benar adanya [Musik] karena kita lihat ya [Musik] tesisnya itu waktu itu awalnya kenapa seperti ini kan Pak Jokowi punya pengalaman buruk itu dengan DPR dia jadi Presiden tapi dukungan DPR nya waktu itu 38% hanya jadi dia sandera oleh DPR dia mau apa disandera dulu ingat Setya Novanto kan ketua dpr-nya

Bahkan ada DPR tandingan waktu itu jadi nggak bisa jalan itu trauma sekali buat Pak Jokowi tapi solusinya yang dilakukan Pak Jokowi Adalah ekstrim gitu jadi dia rangkul sebanyak mungkin partai sehingga yang mendukung dia dari 38% menjadi 82% merangkul itu ada ongkosnya kan Nah ini yang ongkos politik yang Pak Jokowi

Harus harus bayar ya dan Yang kedua Pak Mahfudz sendiri mengatakan bahwa korupsi terbesar itu DPR kemarin kan bilangnya Ma’ruf dan kelihatan sekali kalau Pak Mahfud ini kalau di DPR udah siap tempur isinya banyak gitu keluarlah waktu itu yang namanya undang-undang Minerba jadi karena sebagai pengusaha banyak di Batubara undang-undang yang diloloskan sebelum

Dan itu diselesaikan 4 Minggu 4 Minggu undang-undang KPK 2 minggu apa undang-undang limbah berbahaya Jadi bukan B3 lagi macam-macam gitu Jadi semua dikasih ke mereka menjadi 82% ya minta pasir laut perlunya bagaimana agar proses politik itu minim biaya karena kalau kemudian politik menjadi seakan-akan seperti ini kemudian

Sektor perdagangan, transportasi dan sumber daya alam menjadi beberapa sektor terkorup menurut ICW. Di sisi lain meski indeks persepsi korupsi indonesia turun, Presiden Joko Widodo menilai ini tidak akan terlalu berpengaruh ke investasi. Benarkah demikian?

Simak selengkapnya diskusi Safrina Nasution bersama Ekonom Senior Indef Faisal Basri, Head of CNBC Research Indonesia Muhammad Ma’ruf, Wakil Ketua Tim Percepatan Reformasi Hukum Laode Muhammad Syarif dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Program Your Money Your Vote, Rabu (14/06/2023)

Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.

CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.

Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia

Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/

Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/

Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx

Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Sobat CNBC Indonesia, Info tentang #Faisal #Basri #Produk #Ekspor #Indonesia #Tidak #Punya #Daya #Saing ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:24:36 detik.


Sekedar mengingatkan bahwa, cso.biz.id siap membantu dan melayani berbagai masalah dan berusaha memberikan solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia CNBC Indonesia memiliki MASALAH apapun itu, kamu bisa silahkan dikonsultasikan di website www.cso.biz.id ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas cso bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah Faisal Basri: Produk Ekspor Indonesia Tidak Punya Daya Saing ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Faisal Basri: Produk Ekspor Indonesia Tidak Punya Daya Saing yang telah dilihat oleh 311238 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © CNBC Indonesia 1476 | #Faisal #Basri #Produk #Ekspor #Indonesia #Tidak #Punya #Daya #Saing

0 Reviews

30 thoughts on “Faisal Basri: Produk Ekspor Indonesia Tidak Punya Daya Saing”
  1. dan juga kesadaran oknum2 yg
    berkecimpun di dunia bisnis
    masih dan tetap mengutamakan
    kepentingan pribadi, untuk perkaya
    diri sendiri, tdk memikirkan
    kemaslahatan seluruh Rakyat NKRI,,
    Kesadarannya coba dipikirkan laaaa
    agar Rakyat NKRI bisa sejahtera,,,

  2. Perinvestasian² dalam pembangunan NKRI yang telah Jokowi setujui, banyaknya Perinvestasian² yang masih Jokowi cari untuk Pembangunan NKRI, Dan Hutang yang Sangat melonjak pada pemerintahan Jokowi (dari 2.608 Triliun Menjadi 7.787 Triliun ) yang 89,4% nya adalah kepada Rakyat Negara Republik Indonesia Sendiri yang Tidak sedikitpun Jokowi cicil maupun lunasi Adalah Pondasi yang Sangat Buruk bagi Negara Republik Demokrasi Indonesia yang memiliki Keunggulan Keuntungan Letak Dan Luas Wilayah dan Pondasi NKRI adalah Faktor yang Sangat Penting Dalam Perekonomian Negara.

  3. Faisal Basri udah minta maaf secara PUBLIK ATAS KESALAHAN DATA DAN HITUNGAN HILIRISASI YG DIA RELEASE KE PUBLIK BLOM ??? jgn cuma cuap2 sok pinter ajaa, kalo salah HARUS NGAKU JUGA KE PUBLIK. WAJIB MENYAMPAIKAN MAAF KABAR BOHONG YG SUDAH DISAMPAIKAN K , BIKINLAH VIDEO PERMOHONAN MAAF KALIAN KE PUBLIK

  4. AKU KALO LIHAT FSISAL BASRI CONGORE NEK NGOMONG PADA JOKOWI GAK TAHU ONOK BENERE
    DULU KERETA CEPAT TIDAK TERWUJUD BAHKAN MANGKRAK, TAPI SETELAH KERETA API CEPAT UCI COBA, DI BASRI BILANG SAMPAI KIAMAT MODAL TIDAK AKAN KEMBALI, LAH TERUS KAPAN JOKOWI DIANGGAP BENAR

  5. Sok dan merasa hebat, hina salahin smua orang, yth faisal, majulah di pilpres, dan mainkan hebatmu. Hidup faisal..!. Tapi sayang, di pastikan tak akan bisa, dan tak mampu jadi capres, jadi bakal calon aja gak bisa. Belajarlah akui keberhasilan orang lain.

Tinggalkan Pendapat atau Komentar

Produk dan Layanan

ADITIA NUGRAHA AGEN BISNIS AKTIVITAS AGEN ASURANSI AKTIVITAS AGEN PERJALANAN WISATA AKTIVITAS AKUNTANSI, PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA AKTIVITAS ARSITEKTUR AKTIVITAS BIRO PERJALANAN IBADAH UMROH DAN HAJI KHUSUS AKTIVITAS BIRO PERJALANAN LAINNYA AKTIVITAS DEBT COLLECTION AKTIVITAS DESAIN INDUSTRI LAINNYA AKTIVITAS DESAIN INTERIOR AKTIVITAS DESAIN KOMUNIKASI VISUAL/ DESAIN GRAFIS AKTIVITAS DESAIN KONTEN KREATIF LAINYA AKTIVITAS DESAIN PERALATAN RUMAH TANGGA DAN FURNITUR AKTIVITAS FOTOGRAFI AKTIVITAS HOSTING DAN YBDI AKTIVITAS JASA INFORMASI AKTIVITAS JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA Aktivitas Jasa Perorangan Lainnya YTDL AKTIVITAS JASA SISTEM KEAMANAN AKTIVITAS KANTOR BERITA OLEH SWASTA AKTIVITAS KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA AKTIVITAS KEHUMASAN AKTIVITAS KEINSINYURAN DAN KONSULTASI TEKNIS AKTIVITAS KONSULTAN HUKUM Aktivitas konsultan kekayaan intelektual AKTIVITAS KONSULTAN KEKAYAAN INTELEKTUAL AKTIVITAS KONSULTANSI PARIWISATA AKTIVITAS KONSULTANSI TRANSPORTASI Aktivitas Konsultasi Bisnis Dan Broker Bisnis Aktivitas Konsultasi Bisnis Dan Broker Bisnis AKTIVITAS KONSULTASI KEAMANAN INFORMASI AKTIVITAS KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER LAINNYA AKTIVITAS KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA AKTIVITAS KONSULTASI PAJAK AKTIVITAS MANAJEMEN DANA LAINNYA AKTIVITAS PEMROGRAMAN KOMPUTER LAINNYA AKTIVITAS PENEMPATAN PEKERJA RUMAH TANGGA AKTIVITAS PENEMPATAN TENAGA KERJA DARING (JOB PORTAL) Aktivitas Penerbitan lainnya AKTIVITAS PENERJEMAH ATAU INTERPRETER Aktivitas Pengembangan Aplikasi Perdagangan Melalui Internet (E-Commerce) AKTIVITAS PENGEPAKAN Aktivitas Pengolahan Data AKTIVITAS PENUNJANG ASURANSI, DAN DANA PENSIUN LAINNYA AKTIVITAS PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA AKTIVITAS PENUNJANG PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI LAINNYA AKTIVITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS AKTIVITAS PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU AKTIVITAS PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI AKTIVITAS PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI AKTIVITAS PENYELIDIKAN AKTIVITAS PENYEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA AKTIVITAS PENYEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA AKTIVITAS PENYEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI AKTIVITAS PENYEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA AKTIVITAS PROFESIONAL, ILMIAH DAN TEKNIS AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI AKTIVITAS TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL ASURANSI JIWA KONVENSIONAL ASURANSI UMUM KONVENSIONAL DANA PENSIUN PEMBERI KERJA KONVENSIONAL DIAN RISQI GADIS DESA INDONESIA JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT JASA INFORMASI PARIWISATA JASA JUAL KEMBALI JASA TELEKOMUNIKASI JASA KONTEN SMS PREMIUM JASA PENYELENGGARA EVENT KHUSUS (SPECIAL EVENT) JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN, PERJALANAN INSENTIF, KONFERENSI DAN PAMERAN (MICE) JASA PRAMUWISATA JASA RESERVASI LAINNYA YBDI Jasa Reservasi Lainnya YBDI YTDL KEGIATAN PENUKARAN VALUTA ASING (MONEY CHANGER) LAYANAN PINJAM MEMINJAM UANG BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (FINTECH P2P LENDING) KONVENSIONAL Manajer Investasi PEDAGANG BERJANGKA PELATIHAN KERJA BISNIS DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN PELATIHAN KERJA PARIWISATA DAN PERHOTELAN SWASTA PELATIHAN KERJA PERTANIAN DAN PERIKANAN SWASTA PELATIHAN KERJA PERUSAHAAN LAINNYA PELATIHAN KERJA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PERUSAHAAN PENASIHAT INVESTASI BERBENTUK PERUSAHAAN Pendidikan Bimbingan Belajar Dan Konseling Swasta PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SEJARAH/CAGAR BUDAYA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SENI PENELITIAN PASAR PENERBITAN SURAT KABAR, JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH PENYEWAAN VENUE PENYELENGGARAAN AKTIFITAS MICE DAN EVENT KHUSUS PERANTARA MONETER LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Perdagangan eceran bukan di toko, kios, kaki lima dan los pasar PERGADAIAN KONVENSIONAL PERIKLANAN Portal Web Dan/Atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial Portal Web Dan/Atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial Portal Web Dan/Atau Platform Digital Dengan Tujuan Komersial RDP GROUP REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT YANG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA

Holding company

Kontakscreen tag